Selamat Datang Pada BLOG SYAFA'AT semoga bermanfaat
Showing posts with label Sastra. Show all posts
Showing posts with label Sastra. Show all posts

SEBUAH BEBAN


Coba kita ambil satu air mineral kemasan gelas, dan peganglah dengan tangan anda dengan posisi kedepan atau kesamping (seperti siap untuk minum), pegang kurang lebih 5 menit; apa yang anda rasakan?
pastinya tidak terjadi masalah apapun.
Dan coba anda ulangi memegang gelas tersebut, dan diamlah dalam waktu satu jam, dan apa yang anda rasakan? mungkin anda merasa capek dan mungkin saja tangan anda terasa agak kesemutan.
Nah sekarang cobalah dengan cara yang sama tersebut dan pegang satu gelas air mineral dalam kemasan tersebut dalam waktu setengan hari ( 6 jam ), dan cobalah apa yang anda rasakan ; mungkin tangan anda akan kram.
dan bagaimana jika anda memegang gelas air mineral dalam kemasan tersebut sehari atau lebih? bisa bisa tangan anda segera diamputasi.
Mengapa demikian?
padahal air mineral gelas dalam kemasan tersebut tidaklah terlalu berat, dan tidak memberatkan jika hanya dipegang hanya dalam 5 menit; akan terasa berat jika waktu yang dibutuhkan tanpa harus istirahat.
ini sangat berbeda jika anda memegang air mineral gelas kemasan tersebut ada jeda wktu untuk istirahat; artinya jika anda mulai capek, maka air mineral gelas dalam kemasan tersebut anda taruh diatas meja, dan anda pegang lagi jika anda sudah tidak merasa capek.
Lantas apa Hubungannya dengan tujuh postingan saya sebelumnya?
jika anda membaca postingan saya tersebut, kadang nyambung, pun kadang juga tidak, dan kadangkala ada beberapa kalimat atau masalah yang terus diulang.

SESENDOK MADU UNTUK INDONESIA

POSTING KE LIMA BELAS

SESENDOK MADU UNTUK INDONESIA

Sesendok Madu Untuk Indonesia
Saya terkesan dengan sebuah kisah yang termaktub dalam buku lentera hati karya Prof QURAISH SHIHAB.
Dikisahkan, suatu ketika seorang raja yang bijaksana ingin menguji kesadaran dan loyalitas rakyatnya.

Sang Raja menitahkan agar setiap orang pada malam yang telah ditetapkan, membawa sesendok madu, untuk dituangkan dalam bejana yang telah disediakan di puncak sebuah bukit tak jauh dari ibu kota kerajaan. seluruh rakyatnya pun memahami benar perintah tersebut dan menyatakan kesediaan mereka untuk melaksanakannya.

Akan tetapi, ada seorang rakyat yang berpikiran nakal, terlintaslah satu cara untuk mengelak dari titah raja.dalam hati ia berkata,”aku akan membawa sesendok penuh,tetapi bukan madu.aku akan membawa air. kegelapan malam akan melindungi dari pandangan mata seseorang. tak akan ada yang tahu. raja juga tidak akan tahu kalau aku cuma bawa sesendok air. dan bukankah sesendok air tidak akan mempengaruhi satu bejana berisi madu yang dibawa oleh seluruh rakyat negeri ini” malam yang ditentukan telah berlalu. dan tibalah saat yang bersejarah untuk melihat isi bejana.

Betapa kagetnya Sang Raja, juga seluruh rakyatnya, ternyata bejana yang besar itu hanya penuh dengan air saja. rupanya seluruh rakyat negeri itu memiliki pikiran nakal yang sama. punya ide negatif yang sama. mereka berpikir hanya dirinyalah yang membawa sesendok air,yang lain pasti membawa madu. mereka berpikir bahwa jika cuma dirinya saja yang membawa sesendok air dan seluruh rakyat membawa madu, maka tidak apa apa.

SUDAHKAH KITA MEMPUNYAI KOMITMEN YANG SAMA ?

AJARI AKU WAHAI SANG PELACUR

AJARI AKU WAHAI SANG PELACUR

cerita dikamar pelacur:
“Entah mengapa dia selalu menjadi langganan tetapku, padahal yang lain banyak dan yang lain juga cantik, seksi dan menarik. Namun satu orang ini selalu melayaniku dengan penuh gairah dan tentu saja memuaskan! Setiap pulang kerja dan hampir tiap malam aku ketempatnya. Seperti istriku sendiri, walaupun aku belum punya istri, dia menyambutku dengan ciuman dan sentuhan-sentuhan yang pas dibagian tubuhku yang memang menginginkan untuk itu.

Apa aku sudah gila? Jatuh cinta kepada seorang pelacur?
Dia selalu mengajakku untuk bercerita. Cerita apa saja. Dari soal politik, siaran teve, gossip, makanan favorit, bahkan juga cerita tentang agama dan Tuhan.
Pernah suatu kali, dan moment itu adalah saat mau mencapai ‘puncak’ pendakianku, dia bertanya, “Kamu merasakan Tuhan hadir nggak?”
Gila! Pertanyaan gila!
Pelacur itupun pergi setelah aku lunglai
Sebuah Pertanyaan yang menghentakkan yang keluar dari mulut seorang pelacur?
Apakah dikamar pelacur ada Tuhan?

Jangan pergi, aku masih ingin belajar banyak darimu!
Belajar untuk jujur dan tidak menutupi diri, belajar bicara apa adanya, belajar untuk tidak menggadaikan jiwa dan belajar untuk memisahkan kesadaran dari badan.
Ajari aku wahai sang pelacur, bagaimana engkau memainkan peranmu dengan sangat baik. Bagaimana engkau tidak terikat dengan milikmu.
Kesadaran akan datang kapanpun dan dari siapapun, hidup adalah sebuah proses untuk memilih, dan jika kita diam untuk tidak memilih, maka itulah sebenarnya pilihan. Salah dalam memilih akan berakibat pada pilihan berikutnya.

“KITA TIDAK DAPAT MEMPERCEPAT APA YANG SEHARUSNYA LAMBAT,
DAN
KITA TIDAK DAPAT MEMPELAMBAT APA YANG SEHARUSNYA CEPAT”


( Pendek saja ; lagi galau)
POST 21
AJARI AKU WAHAI SANG PELACUR

Sengaja saya cuplik dari Mas Agung webe, cerita dikamar pelacur:
“Entah mengapa dia selalu menjadi langganan tetapku, padahal yang lain banyak dan yang lain juga cantik, seksi dan menarik. Namun satu orang ini selalu melayaniku dengan penuh gairah dan tentu saja memuaskan!
Setiap pulang kerja dan hampir tiap malam aku ketempatnya. Seperti istriku sendiri, walaupun aku belum punya istri, dia menyambutku dengan ciuman dan sentuhan-sentuhan yang pas dibagian tubuhku yang memang menginginkan untuk itu.

Apa aku sudah gila? Jatuh cinta kepada seorang pelacur?
Dia selalu mengajakku untuk bercerita. Cerita apa saja. Dari soal politik, siaran teve, gossip, makanan favorit, bahkan juga cerita tentang agama dan Tuhan.
Pernah suatu kali, dan moment itu adalah saat mau mencapai ‘puncak’ pendakianku, dia bertanya, “Kamu merasakan Tuhan hadir nggak?”
Gila! Pertanyaan gila!
Pelacur itupun pergi setelah aku lunglai
Sebuah Pertanyaan yang menghentakkan yang keluar dari mulut seorang pelacur?
Apakah dikamar pelacur ada Tuhan?

Jangan pergi, aku masih ingin belajar banyak darimu!
Belajar untuk jujur dan tidak menutupi diri, belajar bicara apa adanya, belajar untuk tidak menggadaikan jiwa dan belajar untuk memisahkan kesadaran dari badan.
Ajari aku wahai sang pelacur, bagaimana engkau memainkan peranmu dengan sangat baik. Bagaimana engkau tidak terikat dengan milikmu.
Kesadaran akan datang kapanpun dan dari siapapun, hidup adalah sebuah proses untuk memilih, dan jika kita diam untuk tidak memilih, maka itulah sebenarnya pilihan. Salah dalam memilih akan berakibat pada pilihan berikutnya.
 
“KITA TIDAK DAPAT MEMPERCEPAT APA YANG SEHARUSNYA LAMBAT, 
DAN 
KITA TIDAK DAPAT MEMPELAMBAT APA YANG SEHARUSNYA CEPAT”

( Pendek saja ; lagi galau)

Kita dan Sang Pencipta

Post 23
Kita dan Sang Pencipta
(Belajar Ikhlas)
 
Mungkin banyak Orang sering sulit untuk  dimengerti, tidak pikir panjang dan selalu memikirkan diri sendiri, . 
Bila anda baik hati, orang mungkin menuduh anda egois, Pamer, atau punya mau, 
Bila anda sukses, anda akan menemui teman-teman yang tidak bersahabat, dan musuh-musuh sejati anda, 
Bila anda jujur dan tulus hati, orang mungkin akan menipu anda;
Hasil karya anda selama bertahun-tahun dapat dihancurkan orang dalam sehari, mungkin dengan fitnah maupun provokasi;
Bila anda menemukan ketenangan dan kebahagiaan, mungkin ada yang iri, dan bila anda kaya, mungkin anda dianggap KORUPSI atau menerima GRATIFIKASI; 
Kebaikan yang kita lakukan, gampang sering dilupakan orang, orang hanya melihat dari dirinya sendiri secara sempit, karena itulah kemampuannya;
Berikanlah yang terbaik dari anda dan itu pun tidak akan pernah memuaskan orang, maafkan orang orang yang telah menyakiti kita, orang orang yang telah memfitnah kita, orang yang iri atas kebaikan yang kita lakukan, atas rizki yang kita terima. tetaplah kita berkarya, memberikan yang terbaik dari yang kita miliki; 
Perkaranya adalah antara anda dan Sang Pencipta… 
dan bukan antara kita dan mereka.Post 23
Kita dan Sang Pencipta
(Belajar Ikhlas)

Mungkin banyak Orang sering sulit untuk dimengerti, tidak pikir panjang dan selalu memikirkan diri sendiri, .
Bila anda baik hati, orang mungkin menuduh anda egois, Pamer, atau punya mau,
Bila anda sukses, anda akan menemui teman-teman yang tidak bersahabat, dan musuh-musuh sejati anda,
Bila anda jujur dan tulus hati, orang mungkin akan menipu anda;
Hasil karya anda selama bertahun-tahun dapat dihancurkan orang dalam sehari, mungkin dengan fitnah maupun provokasi;
Bila anda menemukan ketenangan dan kebahagiaan, mungkin ada yang iri, dan bila anda kaya, mungkin anda dianggap KORUPSI atau menerima GRATIFIKASI;
Kebaikan yang kita lakukan, gampang sering dilupakan orang, orang hanya melihat dari dirinya sendiri secara sempit, karena itulah kemampuannya;
Berikanlah yang terbaik dari anda dan itu pun tidak akan pernah memuaskan orang, maafkan orang orang yang telah menyakiti kita, orang orang yang telah memfitnah kita, orang yang iri atas kebaikan yang kita lakukan, atas rizki yang kita terima. tetaplah kita berkarya, memberikan yang terbaik dari yang kita miliki;
Perkaranya adalah antara anda dan Sang Pencipta…
dan bukan antara kita dan mereka.

POST 26 PERNIKAHAN

POST 26
PERNIKAHAN

Menikah berarti
menyempurnakan separuh dari agamanya 
namun menikah bukan perkara yang sederhana ,
menikah tidaklah cukup dengan alasan melindungi dan dilindungi,
disayang dan menyayangi ,diperhatikan dan memperhatikan,ditemani dan menemani agar tak kesepian atau sejenisnya tidaklah cukup 
sebab
menikah adalah perkara tanggung jawab ,
perjanjian untuk saling membahagiakan seumur hidup.
Bukan sekedar mendapat Buku Nikah seperti layaknya mendapatkan SIM atau KTP
Menikah berarti menyambung silahturahmi dua keluarga besar.
Seorang yang akan menikah dengan calon pasangan hidupnya tetapi
juga “Menikah” dengan keluarganya .
Pernikahan antara sepasang manusia juga berarti pernikahan dua keluarga besar.
Oleh karena itu,sudah seharusnya mendapatkan
kesepakatan kedua belah pihak
Menikah bukan sekedar menikmati Orgasme secara Halal, sedikit kenikmatan surga yag diberikan di dunia, menghunjamkan nafsu dan birahi dalam genggaman amanah
Menikah bukan sekedar meneteskan keturunan.
Menikah adalah paduan cinta
akan memotivasi kaum muda untuk semangat
Termotivasi mengejar, mempersiapkan kondisi lahir batinnya untuk
bersanding dengan sang pujaan hati yang telah lama menjadi idamannya.
Yang malas belajar jadi semangat
belajar atau sebaliknya, yang santai-santai mencari penghasilan jadi
semangat dalam bekerja.
Menikah artinya siap lahir batin ,menyambung tali kasih sayang ,menjaga
kesucian dan menjaga kehormatan
diri ,menghasilkan banyak anak hebat saat kondisi orang tua yang masih
produktif dan sehat dan mampu mengemban
tanggung jawab.
Cinta yang datang dalam sebuah pernikahan yang agung .
penyatuan dua jiwa dan melahirkan benih keilahan yang baru di muka bumi.
Pernikahan itu suatu hal yang fitrah dan suci.
Tiga orang yang selalu diberi pertolongan oleh Allah 
pertama yaitu orang yang selalu memperjuangkan ajaran agamanya,
kedua yaitu seorang penulis yang selalu memberi penawar hati,
dan ketiga yaitu seorang yang menikah untuk menjaga kehormatannya
Seorang Wanita dinikahi karena empat perkara:harta, kecantikan, keturunan, 
dan agama.
Maka diantaranya pilihlah yang paling baik agamanya,niscaya kita tidak akan merugi. Wanita adalah seorang yang akan menjadi guru pertama bagi
anak-anaknya kelak. "teman hidup" bagi suaminya
Sedangkan lelaki iman dan teladan bagi istri dan anaknya,
yang tentu saja harus berilmu agar mampu membimbing
keluarganya.
Oleh karena itu ,sebelum menikah ,persiapkan segala sesuatunya dengan matang terutama mental agar bisa menghadapi problematika rumah tangga nantinya.
Janganlah mempermasalahkan, berapa biaya upacara pernikahan, karena itu tak sebanding dengan kebahagiaan yang diperoleh.
atau berapa isi amplop yang diberikan kepada penghulu, karena itu terlalu kecil dibanding barokah dari pernikahan.POST 26
PERNIKAHAN

Menikah berarti
menyempurnakan separuh dari agamanya
namun menikah bukan perkara yang sederhana ,
menikah tidaklah cukup dengan alasan melindungi dan dilindungi,
disayang dan menyayangi ,diperhatikan dan memperhatikan,ditemani dan menemani agar tak kesepian atau sejenisnya tidaklah cukup
sebab
menikah adalah perkara tanggung jawab ,
perjanjian untuk saling membahagiakan seumur hidup.
Bukan sekedar mendapat Buku Nikah seperti layaknya mendapatkan SIM atau KTP
Menikah berarti menyambung silahturahmi dua keluarga besar.
Seorang yang akan menikah dengan calon pasangan hidupnya tetapi
juga “Menikah” dengan keluarganya .
Pernikahan antara sepasang manusia juga berarti pernikahan dua keluarga besar.
Oleh karena itu,sudah seharusnya mendapatkan
kesepakatan kedua belah pihak
Menikah bukan sekedar menikmati Orgasme secara Halal, sedikit kenikmatan surga yag diberikan di dunia, menghunjamkan nafsu dan birahi dalam genggaman amanah
Menikah bukan sekedar meneteskan keturunan.
Menikah adalah paduan cinta
akan memotivasi kaum muda untuk semangat
Termotivasi mengejar, mempersiapkan kondisi lahir batinnya untuk
bersanding dengan sang pujaan hati yang telah lama menjadi idamannya.
Yang malas belajar jadi semangat
belajar atau sebaliknya, yang santai-santai mencari penghasilan jadi
semangat dalam bekerja.
Menikah artinya siap lahir batin ,menyambung tali kasih sayang ,menjaga
kesucian dan menjaga kehormatan
diri ,menghasilkan banyak anak hebat saat kondisi orang tua yang masih
produktif dan sehat dan mampu mengemban
tanggung jawab.
Cinta yang datang dalam sebuah pernikahan yang agung .
penyatuan dua jiwa dan melahirkan benih keilahan yang baru di muka bumi.
Pernikahan itu suatu hal yang fitrah dan suci.
Tiga orang yang selalu diberi pertolongan oleh Allah
pertama yaitu orang yang selalu memperjuangkan ajaran agamanya,
kedua yaitu seorang penulis yang selalu memberi penawar hati,
dan ketiga yaitu seorang yang menikah untuk menjaga kehormatannya
Seorang Wanita dinikahi karena empat perkara:harta, kecantikan, keturunan,
dan agama.
Maka diantaranya pilihlah yang paling baik agamanya,niscaya kita tidak akan merugi. Wanita adalah seorang yang akan menjadi guru pertama bagi
anak-anaknya kelak. "teman hidup" bagi suaminya
Sedangkan lelaki iman dan teladan bagi istri dan anaknya,
yang tentu saja harus berilmu agar mampu membimbing
keluarganya.
Oleh karena itu ,sebelum menikah ,persiapkan segala sesuatunya dengan matang terutama mental agar bisa menghadapi problematika rumah tangga nantinya.
Janganlah mempermasalahkan, berapa biaya upacara pernikahan, karena itu tak sebanding dengan kebahagiaan yang diperoleh.
atau berapa isi amplop yang diberikan kepada penghulu, karena itu terlalu kecil dibanding barokah dari pernikahan.

Semua (mungkin) karena Cinta


Semua (mungkin) karena Cinta

Ada sebuah kisah fiktif menarik tentang seorang pangeran tampan tetapi agak dungu yang pandai berburu, yang sedang mengejar mimpi cintanya pada seorang putrid dari kerajaan tetangga. Disamping kecantikan Putri, jika sang Pangeran dapat mempersuntung sang Putri, diharapkan kedua Kerajaan akan semakin akrab. Maka Sang pangeran cinta mati dengan sang putri, namun cintanya bertepuk sebelah tangan. Orang Tua Putri juga sangat berharap atas keterpaduan cinta anaknya, dan kepada sang pangeran dinasehatinya untuk bisa menikah dengan Sang Putri, maka sang Pangeran harus dapat mengambil “Hati” sang putri.
Begitu semangatnya sang pengeran mendengar penuturan orang tua sang Putri, dan untuk bisa menikah dengan sang Putri, hanya cukup mengambil “hatinya”. Tanpa piker panjang, bergegaslah Pangerah menemui Sang putri untuk mengambil “hati” sang putri yang sangat dicintai dan ingin segera dinikahinya. Segera sang pangeran menghunus pedang, dihujamkannya pedang pangeran kedada sang Putri, dibelahlah dada sang putrid, dan diambilnya “hati” sang putrid, dan kemudian sang Pengeran menghadap Orang tua sang Putri untuk menunjukkan bahwa dia sudah berhasil mengambil “Hati” sang putri.
Penggunaan kata cinta dalam bahasa Indonesia lebih dekat dengan perkataan love dalam Bahasa Inggris. Love digunakan dalam semua perbuatan dan arti untuk Eros, Philia, Agape dan Strong. Kata cinta dalam arti umum adalah keterkaitan terhadap suatu objek, perasaan memiliki dan mau berkorban untuk objek yang dicintainya. Cinta adalah suatu perasaan positif yang diberikan kepada manusia atau benda lain, bisa dialami semua makhluk. Penggunaan kata cinta juga dipengaruhi perkembangan zaman, kata cinta selalu berubah arti menurut tanggapan, pemahaman dan penggunaan didalam keadaan, kedudukan dan generasi masyarakat yang berbeda. Arti cinta pada saat ini mungkin akan berbeda dengan arti cinta puluhan atau ratusan tahun yang lalu.
Saat ini kata cinta lebih dekat dengan ungkapan rasa senang terhadap lawan jenis, pengertian cinta akan lebih kepada pengertian sebuah perasaan yang tumbuh dari dua insan dimana ada rasa yang sangat kuat sehingga mau melakukan tindakan tindakan untuk yang dicintainya. Tindakan tersebut kadangkala menafikan akal sehat, dan sering dengan alasan cinta akan melakukan segala perbuatan, sekalipun tindakan tersebut adalah sebuah larangan.
Ada ungkapan bahwa cinta itu buta, karena cinta dapat memasuki siapa saja dan kapan saja. Tidak ada yang salah atau dapat diadili dari cinta, sebab cinta adalah sebuah perasaan, sehingga mustahil untuk mengadili sebuah perasaan, mustahil juga untuk disalahkan atau dipaksakan sebuah rasa cinta ada atau tidak ada pada diri individu. Yang dapat diadili dan disalahkan adalah perbuatan nyata dari akibat perasaan cinta tersebut. Sebab keyakinan, perasaan dan niat tidak dapat dibuktikan bila tidak ada perbuatan. Kesalahan sering terjadi dalam mengaplikasikan dalam bentuk berbuatan yang sebenarnya bertentangan dengan cinta itu sendiri.
Meskipun cinta dalam arti perasaan senang dengan lawan jenis ini ada istilah yang disebut dengan cinta buta, yakni tidak dapat melihat, namun sampai saat ini belum ada ungkapan bahwa cinta itu tuli, sehingga meskipun ada ungkapan bahwa cinta itu buta, namun cinta tidaklah tuli, sehingga meskipun cinta buta tidak dapat melihat, namun bukan berarti tidak dapat mendengar, sehingga jika ada yang terjangkit cinta buta pada objek yang tidak semestinya yang ada kemungkinan akan diaplikasikan dalam bentuk perbuatan, masih ada kesempatan untuk mengingatkan dengan suara suara lembut yang dapat didengar sesuai dengan alur makhluk yang dihinggapi cinta.
Sebagaimana uraian diatas, bahwa perasaan cinta terhadap sebuah objek akan menggerakkan subjek yang dihinggapi perasaan cinta untuk berkorban dan melakukan segala tindakan terbaik dari objek yang dicintainya. Cinta terhadap lawan jenis akan berakibat ingin melakukan yang terbaik bagi pasangannya, saling mengisi, memberi dan menerima. Cinta adalah perasaan jiwa, getaran hati, dan pancaran naluri dari pemiliknya. Keadaan terpautnya hati orang yang mencintai terhadap orang yang dicintainya, dengan semangat yang menggelora dan wajah yang selalu ceria, ituah keadaan orang jatuh cinta. Cinta dalam pengertian seperti ini merupakan perasaan mendasar dalam diri manusia yang tidak dapat terlepas. Dalam banyak hal, cinta adalah dorongan untuk mengontrol keinginan ke arah yang lebih baik dan positif. Cinta orang tua terhadap anak, dimana orang tua akan melakukan segala tindakan terbaik bahkan mau berkorban demi anaknya. Melakukan tindakan bagaimana nantinya sang anak yang merupakan penerus generasi ini dapat lebih baik dari orang tuanya.

Cinta Itu


POST 29

Cinta Itu

Perdamaian itu layaknya rembulan yang dinanti oleh sang pecinta malam, begitu pula terbitnya mentari yang selalu dinanti oleh para penyongsong masa depan. Ketika damai datang, hati terasa lapang dan tentram, hanya cinta yang memenuhi jiwa tanpa ada kebenciaan dan Gratifikasi yang merugikan. Begitu pulalah perdamaian yang pasti diinginkan oleh semua orang, dan semua makhluk seluruh ciptaan Tuhan. Di mana semua orang hidup tentram tanpa menyoalkan kebendaan.
Cinta adalah perasaan jiwa, getaran hati, dan pancaran naluri dari pemiliknya. Keadaan terpautnya hati orang yang mencintai terhadap orang yang dicintainya, dengan semangat yang menggelora dan wajah yang selalu ceria, ituah keadaan orang jatuh cinta. Cinta dalam pengertian seperti ini merupakan perasaan mendasar dalam diri manusia yang tidak dapat terlepas. Dalam banyak hal, cinta adalah dorongan untuk mengontrol keinginan ke arah yang lebih baik dan positif. Hal ini dapat terjadi jika seseorang yang mencintai menjadikan cintanya sebagai sarana untuk meraih hasil yang baik dan mulia guna meraih kehidupan, sebagaimana kehidupan orang-orang pilihan dan suci dan orang-orang yang bertaqwa yang selalu berbuat baik. Ya, cinta sejati adalah cinta kepada Illahi. Ketika kita berharap cinta kepada seseorang, seringkali yang terjadi adalah bahagia sementara atau justru kecewa. Namun sering tidak kita sadari bahwa harapan dan cinta kepada pencipta justru lebih mendatangkan kebahagiaan yang kekal dan abadi.
Jangan ada dusta diantara cinta, jangan ada kecewa dari yang menautkan dua keping cinta dalam lembar Akta.jangan memusuhi orang orang KUA
Buku Nikahlah yang resmi menautkan cintaPOST 29

Cinta Itu

Perdamaian itu layaknya rembulan yang dinanti oleh sang pecinta malam, begitu pula terbitnya mentari yang selalu dinanti oleh para penyongsong masa depan. Ketika damai datang, hati terasa lapang dan tentram, hanya cinta yang memenuhi jiwa tanpa ada kebenciaan dan Gratifikasi yang merugikan. Begitu pulalah perdamaian yang pasti diinginkan oleh semua orang, dan semua makhluk seluruh ciptaan Tuhan. Di mana semua orang hidup tentram tanpa menyoalkan kebendaan.
Cinta adalah perasaan jiwa, getaran hati, dan pancaran naluri dari pemiliknya. Keadaan terpautnya hati orang yang mencintai terhadap orang yang dicintainya, dengan semangat yang menggelora dan wajah yang selalu ceria, ituah keadaan orang jatuh cinta. Cinta dalam pengertian seperti ini merupakan perasaan mendasar dalam diri manusia yang tidak dapat terlepas. Dalam banyak hal, cinta adalah dorongan untuk mengontrol keinginan ke arah yang lebih baik dan positif. Hal ini dapat terjadi jika seseorang yang mencintai menjadikan cintanya sebagai sarana untuk meraih hasil yang baik dan mulia guna meraih kehidupan, sebagaimana kehidupan orang-orang pilihan dan suci dan orang-orang yang bertaqwa yang selalu berbuat baik. Ya, cinta sejati adalah cinta kepada Illahi. Ketika kita berharap cinta kepada seseorang, seringkali yang terjadi adalah bahagia sementara atau justru kecewa. Namun sering tidak kita sadari bahwa harapan dan cinta kepada pencipta justru lebih mendatangkan kebahagiaan yang kekal dan abadi.
Jangan ada dusta diantara cinta, jangan ada kecewa dari yang menautkan dua keping cinta dalam lembar Akta.jangan memusuhi orang orang KUA
Buku Nikahlah yang resmi menautkan cinta

I B U


I B U
• Suatu ketika seorang bayi
siap untuk dilahirkan kedunia.
• Menjelang diturunkan dia
bertanya kepada Tuhan,
• "Para malaikat di sini
mengatakan bahwa besok
Engkau akan mengirimku ke
dunia, tetapi bagaimana cara
saya hidup di sana, saya
begitu kecil dan lemah," 
kata si bayi.
• Tuhan menjawab, 
"Aku telahmemilih satu malaikat untukmu, 
ia akan menjaga dan mengasihimu."
• "Tapi di surga, apa yang saya lakukan hanyalah
bernyanyi dan tertawa, 
ini cukup bagi saya untukbahagia." 
demikian kata si bayi.
• Tuhan pun menjawab,
"Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum
untukmu setiap hari, 
dan kamu akan merasakan
kehangatan cintanya 
dan jadi lebih berbahagia.
• Si bayipun bertanya kembali, 
"Dan apa yang dapat saya lakukan 
saat saya ingin berbicara kepada-Mu?"
• Sekali lagi Tuhan menjawab, 
"Malaikatmu akan mengajarkan
bagaimana cara kamu berdoa."
• Si bayipun masih belum puas, 
ia pun bertanyalagi, 
"Saya mendengar bahwa di bumi 
banyak orang jahat, 
siapa yang akan melindungi saya?“
• Dengan penuh kesabaran
Tuhanpun menjawab,
"Malaikatmu akan melindungimu, 
dengan taruhan jiwanya sekalipun."
• Si bayipun tetap belum puas 
dan melanjutkan pertanyaannya, 
"Tapi saya akan bersedih
karena tidak melihat Engkau lagi."
• Dan Tuhanpun menjawab, 
"Malaikatmu akan menceritakan kepadamu 
tentang Aku,
dan akan mengajarkan
bagaimana agar kamu bisa kembali kepada-Ku,
walaupun sesungguhnya
Aku selalu berada disisimu."
• Saat itu surga begitu
tenangnya, sehingga suara dari bumi dapat terdengar
dan sang anak dengan suara lirih bertanya,
"Tuhan, jika saya harus pergi sekarang, 
bisakah engkau memberitahu 
siapa nama malaikat di rumahku nanti?"
• Tuhanpun menjawab,
"Kamu dapat memanggil malaikatmu
... IBU ..."
• Kenanglah Ibu yang menyayangimu
• Untuk ibu yang selalu meneteskan air mata 
ketika kau pergi .....
• Ingatkah engkau, 
ketika ibumu rela tidur tanpa selimut 
demi melihatmu tidur nyenyak 
dengan dua selimut membalut tubuhmu ..?
• Ingatkah engkau 
ketika jemari ibu mengusap lembut kepalamu ?
..dan ingatkah engkau
ketika air mata menetes dari mata ibumu 
ketika ia melihatmu terbaring sakit?
• Sesekali jenguklah ibumu
yang selalu menantikan
kepulanganmu di rumah
tempat kau dilahirkan ,
• Kembalilah memohon maaf
pada ibumu yang selalu rindu akan senyumanmu.
• Simpanlah sejenak 
kesibukan-kesibukan duniawi 
yang selalu membuatmu lupa untuk pulang
• Segeralah jenguk ibumu
yang berdiri menantimu di depan pintu 
bahkan sampai malampun kian larut.
• Jangan biarkan engkau kehilangan 
saat-saat yang akan kau rindukan di masa datang. 
ketika ibu telah tiada
……………
• Tak ada lagi yang berdiri di depan pintu menyambut kita
• Tak ada lagi senyuman indah ... tanda bahagia.
• Yang ada hanyalah kamar yang kosong 
tiada penghuninya,
• Yang ada hanyalah baju 
yang digantung di lemari kamarnya.
• Tak ada lagi yang menyiapkan 
sarapan pagi untukmu makan,
tak ada lagi yang rela 
merawatmu sampai larut malam ketika engkau sakit...
• Tak ada lagi 
dan tak akan ada lagi yang meneteskan air
mata mendo'akanmu disetiap
hembusan nafasnya.
• Kembalilah segera ….. 
peluklah ibu yang selalu menyayangimu ..
• Ciumlah kaki ibu 
yang selalu merindukanmu dan berikanlah
yang terbaik diakhir hayatnya.
• Kawan berdo'alah 
untukkesehatannya 
dan rasakanlah pelukan cinta 
dan kasih sayangnya jangan biarkan 
engkau menyesal di masa datang
kembalilah pada ibu 
yang selalu menyayangimu ..
• Kenanglah semua - cinta 
dan kasih sayangnya ...
• Ibu .. 
maafkan aku .
• Sampai kapanpun jasamu tak akan terbalas

Masih adakah Sahabat Sejati ?

Sahabat Sejati

Masih adakah 'Sahabat Sejati' saat ini?. Apa sesungguhnya Sahabat Sejati itu. Sahabat Sejati merupakan salah satu yang dibutuhkan oleh setiap manusia. Sahabat Sejati akan selalu memotivasi dan membangkitkan kita manakala sedang terjatuh, membantu kita manakala sedang kesusahan dan memerlukan bantuan, mengingatkan kita manakala kita salah dalam melangkah. Dengan sahabat sejati, kita pun akan lebih leluasa untuk saling berbagi; berbagi cerita, berbagi duka, berbagi tawa, berbagi ilmu, berbagi pengalaman, berbagi rahasia, dll.

Namun, alangkah sulitnya untuk mendapatkan sahabat sejati sebab di dunia  yang fana ini terlalu banyak persahabatan dan/atau persaudaraan semu karena berdiri di atas pondasi yang rapuh, tolak ukur yang keliru, tolak ukur berupa kepentingan-kepentingan duniawi bahkan dibangun atas dasar kemaksiatan.

Dengan demikian, maka tak heran di zaman sekarang ini kita sering menemukan orang yang berteman atau bersahabat hanya karena ada maunya saja dan/atau ketika dalam keadaan senang saja namun ketika keinginannya sudah tercapai dan/atau ketika temannya sedang dalam kesusahan maka tidak segan-segan dia meninggalkan temannya itu karena dianggap (secara duniawi) sudah tidak penting, tidak menguntungkan dan tidak memerlukannya lagi.

Lantas, bagaimanakah kita bisa mengukur persahabatan sejati itu?

Mari kita simak 12 Ciri-Ciri Sahabat Sejati Menurut Imam al-Ghazali di bawah ini:
→Jika kau berbuat baik kepadanya, maka ia juga akan melindungimu;
→ Jika engkau merapatkan ikatan persahabatan dengannya, maka ia akan membalas balik persahabatanmu itu;
→ Jika engkau memerlukan pertolongn darinya, maka ia akan berupaya membantu sesuai dengan kemampuannya;
→ Jika engkau menawarkan berbuat baik kepadanya, maka ia akan menyambut dengan baik;
→Jika ia memproleh suatu kebaikan atau bantuan darimu, maka ia akan menghargai kebaikan itu;
→ Jika ia melihat sesuatu yang tidak baik dari dirimu, maka akan berupaya menutupinya;
→ Jika engkau meminta sesuatu bantuan darinya, maka ia akan mengusahakannya dengan sungguh-sungguh;
→ Jika engkau berdiam diri (karena malu untuk meminta), maka ia akan menanyakan kesulitan yang kamu hadapi;
→ Jika bencana datang menimpa dirimu, maka ia akan berbuat sesuatu untuk meringankan kesusahanmu itu;
→ Jika engkau berkata benar kepadanya, niscaya ia akan membenarkanmu;
→ Jika engkau merencanakan sesuatu kebaikan, maka dengan senang hati ia akan membantu rencana itu;
→ Jika kamu berdua sedang berbeda pendapat atau berselisih paham, niscaya ia akan lebih senang mengalah untuk menjaga. 
Nah.. apakah kita telah memiliki sahabat sejati seperti itu? Bukankah akan lebih baik jika kita introsfeksi diri dulu, apakah diri kita sendiri sudah layak disebut sahabat sejati?..

DALAM LUKA

seekor kunang-kunang terbang rendah
dari malam ke malam
membawa satu bintang dan satu bulan
lalu hinggap di kamarmu
:ah, kamarmu malah menjadi gelap
sekali ini kukirim seribu kunang-kunang
dengan seribu bintang di punggungnya
:ah, kamarmu tetap saja padam
dan ketika aku masuk ke dalamnya
kutemukan diriku atas jiwa yang terbaring luka
kini kubaringkan luka
pada sunyi yang memanjang
:ah, kamarmu semakin gelap dalam pagutan

BULAN SABIT

→buat Megawati Sukarnoputri←

ada bulan
sabit
mengambang di atas bayang-bayang kabut
wajahnya yang pucat
seperti goresan sabit
tumpul
dalam genggamanku


'ngin
 
Support : Copyright © 2013. Blog Syafa'at - Semua Hak Dilindungi
Template Modify by Blogger Tutorial
Proudly powered by Blogger