Showing posts with label Sastra. Show all posts
Showing posts with label Sastra. Show all posts
SEBUAH BEBAN
Coba
kita ambil satu air mineral kemasan gelas, dan peganglah dengan tangan
anda dengan posisi kedepan atau kesamping (seperti siap untuk minum),
pegang kurang lebih 5 menit; apa yang anda rasakan?
pastinya tidak terjadi masalah apapun.
Dan coba anda ulangi memegang gelas tersebut, dan diamlah dalam waktu
satu jam, dan apa yang anda rasakan? mungkin anda merasa capek dan
mungkin saja tangan anda terasa agak kesemutan.
Nah sekarang cobalah
dengan cara yang sama tersebut dan pegang satu gelas air mineral dalam
kemasan tersebut dalam waktu setengan hari ( 6 jam ), dan cobalah apa
yang anda rasakan ; mungkin tangan anda akan kram.
dan bagaimana
jika anda memegang gelas air mineral dalam kemasan tersebut sehari atau
lebih? bisa bisa tangan anda segera diamputasi.
Mengapa demikian?
padahal air mineral gelas dalam kemasan tersebut tidaklah terlalu
berat, dan tidak memberatkan jika hanya dipegang hanya dalam 5 menit;
akan terasa berat jika waktu yang dibutuhkan tanpa harus istirahat.
ini sangat berbeda jika anda memegang air mineral gelas kemasan tersebut
ada jeda wktu untuk istirahat; artinya jika anda mulai capek, maka air
mineral gelas dalam kemasan tersebut anda taruh diatas meja, dan anda
pegang lagi jika anda sudah tidak merasa capek.
Lantas apa Hubungannya dengan tujuh postingan saya sebelumnya?
jika anda membaca postingan saya tersebut, kadang nyambung, pun kadang
juga tidak, dan kadangkala ada beberapa kalimat atau masalah yang terus
diulang.
SESENDOK MADU UNTUK INDONESIA
POSTING KE LIMA BELAS
SESENDOK MADU UNTUK INDONESIA
Sesendok Madu Untuk Indonesia
Saya terkesan dengan sebuah kisah yang termaktub dalam buku lentera hati karya Prof QURAISH SHIHAB.
Dikisahkan, suatu ketika seorang raja yang bijaksana ingin menguji kesadaran dan loyalitas rakyatnya.
Sang Raja menitahkan agar setiap orang pada malam yang telah
ditetapkan, membawa sesendok madu, untuk dituangkan dalam bejana yang
telah disediakan di puncak sebuah bukit tak jauh dari ibu kota kerajaan.
seluruh rakyatnya pun memahami benar perintah tersebut dan menyatakan
kesediaan mereka untuk melaksanakannya.
Akan tetapi, ada
seorang rakyat yang berpikiran nakal, terlintaslah satu cara untuk
mengelak dari titah raja.dalam hati ia berkata,”aku akan membawa
sesendok penuh,tetapi bukan madu.aku akan membawa air. kegelapan malam
akan melindungi dari pandangan mata seseorang. tak akan ada yang tahu.
raja juga tidak akan tahu kalau aku cuma bawa sesendok air. dan bukankah
sesendok air tidak akan mempengaruhi satu bejana berisi madu yang
dibawa oleh seluruh rakyat negeri ini” malam yang ditentukan telah
berlalu. dan tibalah saat yang bersejarah untuk melihat isi bejana.
Betapa kagetnya Sang Raja, juga seluruh rakyatnya, ternyata bejana yang
besar itu hanya penuh dengan air saja. rupanya seluruh rakyat negeri
itu memiliki pikiran nakal yang sama. punya ide negatif yang sama.
mereka berpikir hanya dirinyalah yang membawa sesendok air,yang lain
pasti membawa madu. mereka berpikir bahwa jika cuma dirinya saja yang
membawa sesendok air dan seluruh rakyat membawa madu, maka tidak apa
apa.
SUDAHKAH KITA MEMPUNYAI KOMITMEN YANG SAMA ?
AJARI AKU WAHAI SANG PELACUR
AJARI AKU WAHAI SANG PELACUR
cerita dikamar pelacur:
“Entah mengapa dia selalu menjadi langganan tetapku, padahal yang lain
banyak dan yang lain juga cantik, seksi dan menarik. Namun satu orang
ini selalu melayaniku dengan penuh gairah dan tentu saja memuaskan!
Setiap pulang kerja dan hampir tiap malam aku ketempatnya. Seperti
istriku sendiri, walaupun aku belum punya istri, dia menyambutku dengan
ciuman dan sentuhan-sentuhan yang pas dibagian tubuhku yang memang
menginginkan untuk itu.
Apa aku sudah gila? Jatuh cinta kepada seorang pelacur?Dia selalu mengajakku untuk bercerita. Cerita apa saja. Dari soal
politik, siaran teve, gossip, makanan favorit, bahkan juga cerita
tentang agama dan Tuhan.Pernah suatu kali, dan moment itu adalah
saat mau mencapai ‘puncak’ pendakianku, dia bertanya, “Kamu merasakan
Tuhan hadir nggak?”Gila! Pertanyaan gila!Pelacur itupun pergi setelah aku lunglaiSebuah Pertanyaan yang menghentakkan yang keluar dari mulut seorang pelacur?Apakah dikamar pelacur ada Tuhan?
Jangan pergi, aku masih ingin belajar banyak darimu!Belajar untuk jujur dan tidak menutupi diri, belajar bicara apa adanya,
belajar untuk tidak menggadaikan jiwa dan belajar untuk memisahkan
kesadaran dari badan.Ajari aku wahai sang pelacur, bagaimana engkau
memainkan peranmu dengan sangat baik. Bagaimana engkau tidak terikat
dengan milikmu.Kesadaran akan datang kapanpun dan dari siapapun,
hidup adalah sebuah proses untuk memilih, dan jika kita diam untuk tidak
memilih, maka itulah sebenarnya pilihan. Salah dalam memilih akan
berakibat pada pilihan berikutnya.
“KITA TIDAK DAPAT MEMPERCEPAT APA YANG SEHARUSNYA LAMBAT,
DAN
KITA TIDAK DAPAT MEMPELAMBAT APA YANG SEHARUSNYA CEPAT”
( Pendek saja ; lagi galau)
AJARI AKU WAHAI SANG PELACUR
cerita dikamar pelacur:
“KITA TIDAK DAPAT MEMPERCEPAT APA YANG SEHARUSNYA LAMBAT,
DAN
KITA TIDAK DAPAT MEMPELAMBAT APA YANG SEHARUSNYA CEPAT”
( Pendek saja ; lagi galau)
cerita dikamar pelacur:
“Entah mengapa dia selalu menjadi langganan tetapku, padahal yang lain
banyak dan yang lain juga cantik, seksi dan menarik. Namun satu orang
ini selalu melayaniku dengan penuh gairah dan tentu saja memuaskan!
Setiap pulang kerja dan hampir tiap malam aku ketempatnya. Seperti
istriku sendiri, walaupun aku belum punya istri, dia menyambutku dengan
ciuman dan sentuhan-sentuhan yang pas dibagian tubuhku yang memang
menginginkan untuk itu.
Apa aku sudah gila? Jatuh cinta kepada seorang pelacur?
Dia selalu mengajakku untuk bercerita. Cerita apa saja. Dari soal
politik, siaran teve, gossip, makanan favorit, bahkan juga cerita
tentang agama dan Tuhan.
Pernah suatu kali, dan moment itu adalah
saat mau mencapai ‘puncak’ pendakianku, dia bertanya, “Kamu merasakan
Tuhan hadir nggak?”
Gila! Pertanyaan gila!
Pelacur itupun pergi setelah aku lunglai
Sebuah Pertanyaan yang menghentakkan yang keluar dari mulut seorang pelacur?
Apakah dikamar pelacur ada Tuhan?
Jangan pergi, aku masih ingin belajar banyak darimu!
Belajar untuk jujur dan tidak menutupi diri, belajar bicara apa adanya,
belajar untuk tidak menggadaikan jiwa dan belajar untuk memisahkan
kesadaran dari badan.
Ajari aku wahai sang pelacur, bagaimana engkau
memainkan peranmu dengan sangat baik. Bagaimana engkau tidak terikat
dengan milikmu.
Kesadaran akan datang kapanpun dan dari siapapun,
hidup adalah sebuah proses untuk memilih, dan jika kita diam untuk tidak
memilih, maka itulah sebenarnya pilihan. Salah dalam memilih akan
berakibat pada pilihan berikutnya.
“KITA TIDAK DAPAT MEMPERCEPAT APA YANG SEHARUSNYA LAMBAT,
DAN
KITA TIDAK DAPAT MEMPELAMBAT APA YANG SEHARUSNYA CEPAT”
( Pendek saja ; lagi galau)
Kita dan Sang Pencipta
Post 23
Kita dan Sang Pencipta
(Belajar Ikhlas)
Mungkin banyak Orang sering sulit untuk dimengerti, tidak pikir panjang dan selalu memikirkan diri sendiri, .
Bila anda baik hati, orang mungkin menuduh anda egois, Pamer, atau punya mau,
Bila anda sukses, anda akan menemui teman-teman yang tidak bersahabat, dan musuh-musuh sejati anda,
Bila anda jujur dan tulus hati, orang mungkin akan menipu anda;
Hasil karya anda selama bertahun-tahun dapat dihancurkan orang dalam sehari, mungkin dengan fitnah maupun provokasi;
Bila anda menemukan ketenangan dan kebahagiaan, mungkin ada yang iri,
dan bila anda kaya, mungkin anda dianggap KORUPSI atau menerima
GRATIFIKASI;
Kebaikan yang kita lakukan, gampang sering dilupakan
orang, orang hanya melihat dari dirinya sendiri secara sempit, karena
itulah kemampuannya;
Berikanlah yang terbaik dari anda dan itu pun
tidak akan pernah memuaskan orang, maafkan orang orang yang telah
menyakiti kita, orang orang yang telah memfitnah kita, orang yang iri
atas kebaikan yang kita lakukan, atas rizki yang kita terima. tetaplah
kita berkarya, memberikan yang terbaik dari yang kita miliki;
Perkaranya adalah antara anda dan Sang Pencipta…
dan bukan antara kita dan mereka.
Post 23Kita dan Sang Pencipta
(Belajar Ikhlas)
Mungkin banyak Orang sering sulit untuk dimengerti, tidak pikir panjang dan selalu memikirkan diri sendiri, .
Bila anda baik hati, orang mungkin menuduh anda egois, Pamer, atau punya mau,
Bila anda sukses, anda akan menemui teman-teman yang tidak bersahabat, dan musuh-musuh sejati anda,
Bila anda jujur dan tulus hati, orang mungkin akan menipu anda;
Hasil karya anda selama bertahun-tahun dapat dihancurkan orang dalam sehari, mungkin dengan fitnah maupun provokasi;
Bila anda menemukan ketenangan dan kebahagiaan, mungkin ada yang iri, dan bila anda kaya, mungkin anda dianggap KORUPSI atau menerima GRATIFIKASI;
Kebaikan yang kita lakukan, gampang sering dilupakan orang, orang hanya melihat dari dirinya sendiri secara sempit, karena itulah kemampuannya;
Berikanlah yang terbaik dari anda dan itu pun tidak akan pernah memuaskan orang, maafkan orang orang yang telah menyakiti kita, orang orang yang telah memfitnah kita, orang yang iri atas kebaikan yang kita lakukan, atas rizki yang kita terima. tetaplah kita berkarya, memberikan yang terbaik dari yang kita miliki;
Perkaranya adalah antara anda dan Sang Pencipta…
dan bukan antara kita dan mereka.
POST 26 PERNIKAHAN
POST 26
PERNIKAHAN
Menikah berarti
menyempurnakan separuh dari agamanya
namun menikah bukan perkara yang sederhana ,
menikah tidaklah cukup dengan alasan melindungi dan dilindungi,
disayang dan menyayangi ,diperhatikan dan memperhatikan,ditemani dan menemani agar tak kesepian atau sejenisnya tidaklah cukup
sebab
menikah adalah perkara tanggung jawab ,
perjanjian untuk saling membahagiakan seumur hidup.
Bukan sekedar mendapat Buku Nikah seperti layaknya mendapatkan SIM atau KTP
Menikah berarti menyambung silahturahmi dua keluarga besar.
Seorang yang akan menikah dengan calon pasangan hidupnya tetapi
juga “Menikah” dengan keluarganya .
Pernikahan antara sepasang manusia juga berarti pernikahan dua keluarga besar.
Oleh karena itu,sudah seharusnya mendapatkan
kesepakatan kedua belah pihak
Menikah bukan sekedar menikmati Orgasme secara Halal, sedikit
kenikmatan surga yag diberikan di dunia, menghunjamkan nafsu dan birahi
dalam genggaman amanah
Menikah bukan sekedar meneteskan keturunan.
Menikah adalah paduan cinta
akan memotivasi kaum muda untuk semangat
Termotivasi mengejar, mempersiapkan kondisi lahir batinnya untuk
bersanding dengan sang pujaan hati yang telah lama menjadi idamannya.
Yang malas belajar jadi semangat
belajar atau sebaliknya, yang santai-santai mencari penghasilan jadi
semangat dalam bekerja.
Menikah artinya siap lahir batin ,menyambung tali kasih sayang ,menjaga
kesucian dan menjaga kehormatan
diri ,menghasilkan banyak anak hebat saat kondisi orang tua yang masih
produktif dan sehat dan mampu mengemban
tanggung jawab.
Cinta yang datang dalam sebuah pernikahan yang agung .
penyatuan dua jiwa dan melahirkan benih keilahan yang baru di muka bumi.
Pernikahan itu suatu hal yang fitrah dan suci.
Tiga orang yang selalu diberi pertolongan oleh Allah
pertama yaitu orang yang selalu memperjuangkan ajaran agamanya,
kedua yaitu seorang penulis yang selalu memberi penawar hati,
dan ketiga yaitu seorang yang menikah untuk menjaga kehormatannya
Seorang Wanita dinikahi karena empat perkara:harta, kecantikan, keturunan,
dan agama.
Maka diantaranya pilihlah yang paling baik agamanya,niscaya kita tidak
akan merugi. Wanita adalah seorang yang akan menjadi guru pertama bagi
anak-anaknya kelak. "teman hidup" bagi suaminya
Sedangkan lelaki iman dan teladan bagi istri dan anaknya,
yang tentu saja harus berilmu agar mampu membimbing
keluarganya.
Oleh karena itu ,sebelum menikah ,persiapkan segala sesuatunya dengan
matang terutama mental agar bisa menghadapi problematika rumah tangga
nantinya.
Janganlah mempermasalahkan, berapa biaya upacara pernikahan, karena itu tak sebanding dengan kebahagiaan yang diperoleh.
atau berapa isi amplop yang diberikan kepada penghulu, karena itu terlalu kecil dibanding barokah dari pernikahan.
POST 26PERNIKAHAN
Menikah berarti
menyempurnakan separuh dari agamanya
namun menikah bukan perkara yang sederhana ,
menikah tidaklah cukup dengan alasan melindungi dan dilindungi,
disayang dan menyayangi ,diperhatikan dan memperhatikan,ditemani dan menemani agar tak kesepian atau sejenisnya tidaklah cukup
sebab
menikah adalah perkara tanggung jawab ,
perjanjian untuk saling membahagiakan seumur hidup.
Bukan sekedar mendapat Buku Nikah seperti layaknya mendapatkan SIM atau KTP
Menikah berarti menyambung silahturahmi dua keluarga besar.
Seorang yang akan menikah dengan calon pasangan hidupnya tetapi
juga “Menikah” dengan keluarganya .
Pernikahan antara sepasang manusia juga berarti pernikahan dua keluarga besar.
Oleh karena itu,sudah seharusnya mendapatkan
kesepakatan kedua belah pihak
Menikah bukan sekedar menikmati Orgasme secara Halal, sedikit kenikmatan surga yag diberikan di dunia, menghunjamkan nafsu dan birahi dalam genggaman amanah
Menikah bukan sekedar meneteskan keturunan.
Menikah adalah paduan cinta
akan memotivasi kaum muda untuk semangat
Termotivasi mengejar, mempersiapkan kondisi lahir batinnya untuk
bersanding dengan sang pujaan hati yang telah lama menjadi idamannya.
Yang malas belajar jadi semangat
belajar atau sebaliknya, yang santai-santai mencari penghasilan jadi
semangat dalam bekerja.
Menikah artinya siap lahir batin ,menyambung tali kasih sayang ,menjaga
kesucian dan menjaga kehormatan
diri ,menghasilkan banyak anak hebat saat kondisi orang tua yang masih
produktif dan sehat dan mampu mengemban
tanggung jawab.
Cinta yang datang dalam sebuah pernikahan yang agung .
penyatuan dua jiwa dan melahirkan benih keilahan yang baru di muka bumi.
Pernikahan itu suatu hal yang fitrah dan suci.
Tiga orang yang selalu diberi pertolongan oleh Allah
pertama yaitu orang yang selalu memperjuangkan ajaran agamanya,
kedua yaitu seorang penulis yang selalu memberi penawar hati,
dan ketiga yaitu seorang yang menikah untuk menjaga kehormatannya
Seorang Wanita dinikahi karena empat perkara:harta, kecantikan, keturunan,
dan agama.
Maka diantaranya pilihlah yang paling baik agamanya,niscaya kita tidak akan merugi. Wanita adalah seorang yang akan menjadi guru pertama bagi
anak-anaknya kelak. "teman hidup" bagi suaminya
Sedangkan lelaki iman dan teladan bagi istri dan anaknya,
yang tentu saja harus berilmu agar mampu membimbing
keluarganya.
Oleh karena itu ,sebelum menikah ,persiapkan segala sesuatunya dengan matang terutama mental agar bisa menghadapi problematika rumah tangga nantinya.
Janganlah mempermasalahkan, berapa biaya upacara pernikahan, karena itu tak sebanding dengan kebahagiaan yang diperoleh.
atau berapa isi amplop yang diberikan kepada penghulu, karena itu terlalu kecil dibanding barokah dari pernikahan.
Semua (mungkin) karena Cinta
Semua (mungkin) karena Cinta
Ada sebuah kisah fiktif menarik tentang seorang pangeran tampan tetapi agak dungu yang pandai berburu, yang sedang mengejar mimpi cintanya pada seorang putrid dari kerajaan tetangga. Disamping kecantikan Putri, jika sang Pangeran dapat mempersuntung sang Putri, diharapkan kedua Kerajaan akan semakin akrab. Maka Sang pangeran cinta mati dengan sang putri, namun cintanya bertepuk sebelah tangan. Orang Tua Putri juga sangat berharap atas keterpaduan cinta anaknya, dan kepada sang pangeran dinasehatinya untuk bisa menikah dengan Sang Putri, maka sang Pangeran harus dapat mengambil “Hati” sang putri.
Begitu semangatnya sang pengeran mendengar penuturan orang tua sang Putri, dan untuk bisa menikah dengan sang Putri, hanya cukup mengambil “hatinya”. Tanpa piker panjang, bergegaslah Pangerah menemui Sang putri untuk mengambil “hati” sang putri yang sangat dicintai dan ingin segera dinikahinya. Segera sang pangeran menghunus pedang, dihujamkannya pedang pangeran kedada sang Putri, dibelahlah dada sang putrid, dan diambilnya “hati” sang putrid, dan kemudian sang Pengeran menghadap Orang tua sang Putri untuk menunjukkan bahwa dia sudah berhasil mengambil “Hati” sang putri.
Penggunaan kata cinta dalam bahasa Indonesia lebih dekat dengan perkataan love dalam Bahasa Inggris. Love digunakan dalam semua perbuatan dan arti untuk Eros, Philia, Agape dan Strong. Kata cinta dalam arti umum adalah keterkaitan terhadap suatu objek, perasaan memiliki dan mau berkorban untuk objek yang dicintainya. Cinta adalah suatu perasaan positif yang diberikan kepada manusia atau benda lain, bisa dialami semua makhluk. Penggunaan kata cinta juga dipengaruhi perkembangan zaman, kata cinta selalu berubah arti menurut tanggapan, pemahaman dan penggunaan didalam keadaan, kedudukan dan generasi masyarakat yang berbeda. Arti cinta pada saat ini mungkin akan berbeda dengan arti cinta puluhan atau ratusan tahun yang lalu.
Saat ini kata cinta lebih dekat dengan ungkapan rasa senang terhadap lawan jenis, pengertian cinta akan lebih kepada pengertian sebuah perasaan yang tumbuh dari dua insan dimana ada rasa yang sangat kuat sehingga mau melakukan tindakan tindakan untuk yang dicintainya. Tindakan tersebut kadangkala menafikan akal sehat, dan sering dengan alasan cinta akan melakukan segala perbuatan, sekalipun tindakan tersebut adalah sebuah larangan.
Ada ungkapan bahwa cinta itu buta, karena cinta dapat memasuki siapa saja dan kapan saja. Tidak ada yang salah atau dapat diadili dari cinta, sebab cinta adalah sebuah perasaan, sehingga mustahil untuk mengadili sebuah perasaan, mustahil juga untuk disalahkan atau dipaksakan sebuah rasa cinta ada atau tidak ada pada diri individu. Yang dapat diadili dan disalahkan adalah perbuatan nyata dari akibat perasaan cinta tersebut. Sebab keyakinan, perasaan dan niat tidak dapat dibuktikan bila tidak ada perbuatan. Kesalahan sering terjadi dalam mengaplikasikan dalam bentuk berbuatan yang sebenarnya bertentangan dengan cinta itu sendiri.
Meskipun cinta dalam arti perasaan senang dengan lawan jenis ini ada istilah yang disebut dengan cinta buta, yakni tidak dapat melihat, namun sampai saat ini belum ada ungkapan bahwa cinta itu tuli, sehingga meskipun ada ungkapan bahwa cinta itu buta, namun cinta tidaklah tuli, sehingga meskipun cinta buta tidak dapat melihat, namun bukan berarti tidak dapat mendengar, sehingga jika ada yang terjangkit cinta buta pada objek yang tidak semestinya yang ada kemungkinan akan diaplikasikan dalam bentuk perbuatan, masih ada kesempatan untuk mengingatkan dengan suara suara lembut yang dapat didengar sesuai dengan alur makhluk yang dihinggapi cinta.
Sebagaimana uraian diatas, bahwa perasaan cinta terhadap sebuah objek akan menggerakkan subjek yang dihinggapi perasaan cinta untuk berkorban dan melakukan segala tindakan terbaik dari objek yang dicintainya. Cinta terhadap lawan jenis akan berakibat ingin melakukan yang terbaik bagi pasangannya, saling mengisi, memberi dan menerima. Cinta adalah perasaan jiwa, getaran hati, dan pancaran naluri dari pemiliknya. Keadaan terpautnya hati orang yang mencintai terhadap orang yang dicintainya, dengan semangat yang menggelora dan wajah yang selalu ceria, ituah keadaan orang jatuh cinta. Cinta dalam pengertian seperti ini merupakan perasaan mendasar dalam diri manusia yang tidak dapat terlepas. Dalam banyak hal, cinta adalah dorongan untuk mengontrol keinginan ke arah yang lebih baik dan positif. Cinta orang tua terhadap anak, dimana orang tua akan melakukan segala tindakan terbaik bahkan mau berkorban demi anaknya. Melakukan tindakan bagaimana nantinya sang anak yang merupakan penerus generasi ini dapat lebih baik dari orang tuanya.
Ada sebuah kisah fiktif menarik tentang seorang pangeran tampan tetapi agak dungu yang pandai berburu, yang sedang mengejar mimpi cintanya pada seorang putrid dari kerajaan tetangga. Disamping kecantikan Putri, jika sang Pangeran dapat mempersuntung sang Putri, diharapkan kedua Kerajaan akan semakin akrab. Maka Sang pangeran cinta mati dengan sang putri, namun cintanya bertepuk sebelah tangan. Orang Tua Putri juga sangat berharap atas keterpaduan cinta anaknya, dan kepada sang pangeran dinasehatinya untuk bisa menikah dengan Sang Putri, maka sang Pangeran harus dapat mengambil “Hati” sang putri.
Begitu semangatnya sang pengeran mendengar penuturan orang tua sang Putri, dan untuk bisa menikah dengan sang Putri, hanya cukup mengambil “hatinya”. Tanpa piker panjang, bergegaslah Pangerah menemui Sang putri untuk mengambil “hati” sang putri yang sangat dicintai dan ingin segera dinikahinya. Segera sang pangeran menghunus pedang, dihujamkannya pedang pangeran kedada sang Putri, dibelahlah dada sang putrid, dan diambilnya “hati” sang putrid, dan kemudian sang Pengeran menghadap Orang tua sang Putri untuk menunjukkan bahwa dia sudah berhasil mengambil “Hati” sang putri.
Penggunaan kata cinta dalam bahasa Indonesia lebih dekat dengan perkataan love dalam Bahasa Inggris. Love digunakan dalam semua perbuatan dan arti untuk Eros, Philia, Agape dan Strong. Kata cinta dalam arti umum adalah keterkaitan terhadap suatu objek, perasaan memiliki dan mau berkorban untuk objek yang dicintainya. Cinta adalah suatu perasaan positif yang diberikan kepada manusia atau benda lain, bisa dialami semua makhluk. Penggunaan kata cinta juga dipengaruhi perkembangan zaman, kata cinta selalu berubah arti menurut tanggapan, pemahaman dan penggunaan didalam keadaan, kedudukan dan generasi masyarakat yang berbeda. Arti cinta pada saat ini mungkin akan berbeda dengan arti cinta puluhan atau ratusan tahun yang lalu.
Saat ini kata cinta lebih dekat dengan ungkapan rasa senang terhadap lawan jenis, pengertian cinta akan lebih kepada pengertian sebuah perasaan yang tumbuh dari dua insan dimana ada rasa yang sangat kuat sehingga mau melakukan tindakan tindakan untuk yang dicintainya. Tindakan tersebut kadangkala menafikan akal sehat, dan sering dengan alasan cinta akan melakukan segala perbuatan, sekalipun tindakan tersebut adalah sebuah larangan.
Ada ungkapan bahwa cinta itu buta, karena cinta dapat memasuki siapa saja dan kapan saja. Tidak ada yang salah atau dapat diadili dari cinta, sebab cinta adalah sebuah perasaan, sehingga mustahil untuk mengadili sebuah perasaan, mustahil juga untuk disalahkan atau dipaksakan sebuah rasa cinta ada atau tidak ada pada diri individu. Yang dapat diadili dan disalahkan adalah perbuatan nyata dari akibat perasaan cinta tersebut. Sebab keyakinan, perasaan dan niat tidak dapat dibuktikan bila tidak ada perbuatan. Kesalahan sering terjadi dalam mengaplikasikan dalam bentuk berbuatan yang sebenarnya bertentangan dengan cinta itu sendiri.
Meskipun cinta dalam arti perasaan senang dengan lawan jenis ini ada istilah yang disebut dengan cinta buta, yakni tidak dapat melihat, namun sampai saat ini belum ada ungkapan bahwa cinta itu tuli, sehingga meskipun ada ungkapan bahwa cinta itu buta, namun cinta tidaklah tuli, sehingga meskipun cinta buta tidak dapat melihat, namun bukan berarti tidak dapat mendengar, sehingga jika ada yang terjangkit cinta buta pada objek yang tidak semestinya yang ada kemungkinan akan diaplikasikan dalam bentuk perbuatan, masih ada kesempatan untuk mengingatkan dengan suara suara lembut yang dapat didengar sesuai dengan alur makhluk yang dihinggapi cinta.
Sebagaimana uraian diatas, bahwa perasaan cinta terhadap sebuah objek akan menggerakkan subjek yang dihinggapi perasaan cinta untuk berkorban dan melakukan segala tindakan terbaik dari objek yang dicintainya. Cinta terhadap lawan jenis akan berakibat ingin melakukan yang terbaik bagi pasangannya, saling mengisi, memberi dan menerima. Cinta adalah perasaan jiwa, getaran hati, dan pancaran naluri dari pemiliknya. Keadaan terpautnya hati orang yang mencintai terhadap orang yang dicintainya, dengan semangat yang menggelora dan wajah yang selalu ceria, ituah keadaan orang jatuh cinta. Cinta dalam pengertian seperti ini merupakan perasaan mendasar dalam diri manusia yang tidak dapat terlepas. Dalam banyak hal, cinta adalah dorongan untuk mengontrol keinginan ke arah yang lebih baik dan positif. Cinta orang tua terhadap anak, dimana orang tua akan melakukan segala tindakan terbaik bahkan mau berkorban demi anaknya. Melakukan tindakan bagaimana nantinya sang anak yang merupakan penerus generasi ini dapat lebih baik dari orang tuanya.
Cinta Itu
POST 29
Cinta Itu
Perdamaian itu layaknya rembulan yang dinanti oleh sang pecinta malam,
begitu pula terbitnya mentari yang selalu dinanti oleh para penyongsong
masa depan. Ketika damai datang, hati terasa lapang dan tentram, hanya
cinta yang memenuhi jiwa tanpa ada kebenciaan dan Gratifikasi yang
merugikan. Begitu pulalah perdamaian yang pasti diinginkan oleh semua
orang, dan semua makhluk seluruh ciptaan Tuhan. Di mana semua orang
hidup tentram tanpa menyoalkan kebendaan.
Cinta adalah perasaan jiwa, getaran hati, dan pancaran naluri dari
pemiliknya. Keadaan terpautnya hati orang yang mencintai terhadap orang
yang dicintainya, dengan semangat yang menggelora dan wajah yang selalu
ceria, ituah keadaan orang jatuh cinta. Cinta dalam pengertian seperti
ini merupakan perasaan mendasar dalam diri manusia yang tidak dapat
terlepas. Dalam banyak hal, cinta adalah dorongan untuk mengontrol
keinginan ke arah yang lebih baik dan positif. Hal ini dapat terjadi
jika seseorang yang mencintai menjadikan cintanya sebagai sarana untuk
meraih hasil yang baik dan mulia guna meraih kehidupan, sebagaimana
kehidupan orang-orang pilihan dan suci dan orang-orang yang bertaqwa
yang selalu berbuat baik. Ya, cinta sejati adalah cinta kepada Illahi.
Ketika kita berharap cinta kepada seseorang, seringkali yang terjadi
adalah bahagia sementara atau justru kecewa. Namun sering tidak kita
sadari bahwa harapan dan cinta kepada pencipta justru lebih mendatangkan
kebahagiaan yang kekal dan abadi.
Jangan ada dusta diantara cinta,
jangan ada kecewa dari yang menautkan dua keping cinta dalam lembar
Akta.jangan memusuhi orang orang KUA
Buku Nikahlah yang resmi menautkan cinta
POST 29Cinta Itu
Perdamaian itu layaknya rembulan yang dinanti oleh sang pecinta malam, begitu pula terbitnya mentari yang selalu dinanti oleh para penyongsong masa depan. Ketika damai datang, hati terasa lapang dan tentram, hanya cinta yang memenuhi jiwa tanpa ada kebenciaan dan Gratifikasi yang merugikan. Begitu pulalah perdamaian yang pasti diinginkan oleh semua orang, dan semua makhluk seluruh ciptaan Tuhan. Di mana semua orang hidup tentram tanpa menyoalkan kebendaan.
Cinta adalah perasaan jiwa, getaran hati, dan pancaran naluri dari pemiliknya. Keadaan terpautnya hati orang yang mencintai terhadap orang yang dicintainya, dengan semangat yang menggelora dan wajah yang selalu ceria, ituah keadaan orang jatuh cinta. Cinta dalam pengertian seperti ini merupakan perasaan mendasar dalam diri manusia yang tidak dapat terlepas. Dalam banyak hal, cinta adalah dorongan untuk mengontrol keinginan ke arah yang lebih baik dan positif. Hal ini dapat terjadi jika seseorang yang mencintai menjadikan cintanya sebagai sarana untuk meraih hasil yang baik dan mulia guna meraih kehidupan, sebagaimana kehidupan orang-orang pilihan dan suci dan orang-orang yang bertaqwa yang selalu berbuat baik. Ya, cinta sejati adalah cinta kepada Illahi. Ketika kita berharap cinta kepada seseorang, seringkali yang terjadi adalah bahagia sementara atau justru kecewa. Namun sering tidak kita sadari bahwa harapan dan cinta kepada pencipta justru lebih mendatangkan kebahagiaan yang kekal dan abadi.
Jangan ada dusta diantara cinta, jangan ada kecewa dari yang menautkan dua keping cinta dalam lembar Akta.jangan memusuhi orang orang KUA
Buku Nikahlah yang resmi menautkan cinta
I B U
siap untuk
dilahirkan kedunia.
• Menjelang
diturunkan dia
bertanya
kepada Tuhan,
• "Para
malaikat di sini
mengatakan
bahwa besok
Engkau akan
mengirimku ke
dunia, tetapi
bagaimana cara
saya hidup di
sana, saya
kata si bayi.
• Tuhan
menjawab,
"Aku telahmemilih satu
malaikat untukmu,
ia
akan menjaga dan mengasihimu."
• "Tapi
di surga, apa yang saya lakukan
hanyalah
bernyanyi dan
tertawa,
ini cukup bagi
saya untukbahagia."
demikian kata si bayi.
• Tuhan pun
menjawab,
"Malaikatmu
akan bernyanyi dan
tersenyum
untukmu setiap
hari,
dan kamu akan
merasakan
kehangatan
cintanya
dan jadi lebih
berbahagia.
• Si bayipun
bertanya kembali,
"Dan apa yang dapat saya
lakukan
saat saya ingin
berbicara kepada-Mu?"
• Sekali lagi
Tuhan menjawab,
"Malaikatmu akan
mengajarkan
bagaimana cara
kamu berdoa."
• Si bayipun
masih belum puas,
ia pun
bertanyalagi,
"Saya mendengar bahwa di bumi
banyak orang jahat,
siapa yang akan
melindungi saya?“
• Dengan penuh
kesabaran
Tuhanpun
menjawab,
"Malaikatmu
akan melindungimu,
dengan taruhan
jiwanya sekalipun."
• Si bayipun
tetap belum puas
dan
melanjutkan pertanyaannya,
"Tapi saya akan
bersedih
karena tidak
melihat Engkau
lagi."
• Dan Tuhanpun menjawab,
"Malaikatmu akan
menceritakan kepadamu
tentang Aku,
dan akan
mengajarkan
bagaimana agar
kamu bisa kembali
kepada-Ku,
walaupun
sesungguhnya
Aku selalu
berada disisimu."
• Saat itu
surga begitu
tenangnya,
sehingga suara dari bumi
dapat terdengar
dan sang anak
dengan suara lirih
bertanya,
"Tuhan,
jika saya harus pergi
sekarang,
bisakah engkau
memberitahu
siapa nama malaikat
di rumahku nanti?"
• Tuhanpun
menjawab,
"Kamu
dapat memanggil malaikatmu
... IBU
..."
• Kenanglah Ibu yang
menyayangimu
• Untuk ibu
yang selalu meneteskan air
mata
ketika kau pergi .....
• Ingatkah
engkau,
ketika ibumu rela tidur
tanpa selimut
demi melihatmu tidur nyenyak
dengan dua selimut
membalut tubuhmu ..?
• Ingatkah
engkau
ketika jemari ibu mengusap
lembut kepalamu ?
..dan ingatkah
engkau
ketika air
mata menetes dari mata ibumu
ketika ia melihatmu terbaring
sakit?
• Sesekali
jenguklah ibumu
yang selalu
menantikan
kepulanganmu
di rumah
tempat kau
dilahirkan ,
• Kembalilah
memohon maaf
pada ibumu
yang selalu rindu akan
senyumanmu.
• Simpanlah
sejenak
kesibukan-kesibukan duniawi
yang
selalu membuatmu lupa
untuk pulang
• Segeralah
jenguk ibumu
yang berdiri
menantimu di depan pintu
bahkan sampai malampun kian
larut.
• Jangan
biarkan engkau kehilangan
saat-saat yang akan kau
rindukan di masa datang.
ketika
ibu telah tiada
……………
• Tak ada lagi
yang berdiri di depan pintu
menyambut kita
• Tak ada lagi
senyuman indah ...
tanda bahagia.
• Yang ada
hanyalah kamar yang kosong
tiada penghuninya,
• Yang ada
hanyalah baju
yang digantung di
lemari kamarnya.
• Tak ada lagi
yang menyiapkan
sarapan pagi
untukmu makan,
tak ada lagi
yang rela
merawatmu
sampai larut malam ketika
engkau sakit...
• Tak ada lagi
dan tak akan ada lagi yang
meneteskan air
mata
mendo'akanmu disetiap
hembusan
nafasnya.
• Kembalilah segera
…..
peluklah ibu yang
selalu menyayangimu ..
• Ciumlah kaki
ibu
yang selalu merindukanmu
dan berikanlah
yang terbaik
diakhir hayatnya.
• Kawan
berdo'alah
untukkesehatannya
dan rasakanlah pelukan cinta
dan kasih sayangnya
jangan biarkan
engkau menyesal di
masa datang
kembalilah
pada ibu
yang selalu menyayangimu
..
• Kenanglah
semua - cinta
dan kasih
sayangnya ...
• Ibu ..
maafkan aku .
• Sampai
kapanpun jasamu tak akan terbalas
Masih adakah Sahabat Sejati ?
Masih adakah 'Sahabat Sejati' saat ini?. Apa sesungguhnya Sahabat Sejati itu. Sahabat Sejati merupakan salah satu yang dibutuhkan oleh setiap manusia. Sahabat Sejati akan selalu memotivasi dan membangkitkan kita manakala sedang terjatuh, membantu kita manakala sedang kesusahan dan memerlukan bantuan, mengingatkan kita manakala kita salah dalam melangkah. Dengan sahabat sejati, kita pun akan lebih leluasa untuk saling berbagi; berbagi cerita, berbagi duka, berbagi tawa, berbagi ilmu, berbagi pengalaman, berbagi rahasia, dll.
Namun, alangkah sulitnya untuk mendapatkan sahabat sejati sebab di dunia yang fana ini terlalu banyak persahabatan dan/atau persaudaraan semu karena berdiri di atas pondasi yang rapuh, tolak ukur yang keliru, tolak ukur berupa kepentingan-kepentingan duniawi bahkan dibangun atas dasar kemaksiatan.
Dengan demikian, maka tak heran di zaman sekarang ini kita sering menemukan orang yang berteman atau bersahabat hanya karena ada maunya saja dan/atau ketika dalam keadaan senang saja namun ketika keinginannya sudah tercapai dan/atau ketika temannya sedang dalam kesusahan maka tidak segan-segan dia meninggalkan temannya itu karena dianggap (secara duniawi) sudah tidak penting, tidak menguntungkan dan tidak memerlukannya lagi.
Lantas, bagaimanakah kita bisa mengukur persahabatan sejati itu?
Mari kita simak 12 Ciri-Ciri Sahabat Sejati Menurut Imam al-Ghazali di bawah ini:
→Jika kau berbuat baik kepadanya, maka ia juga akan melindungimu;Nah.. apakah kita telah memiliki sahabat sejati seperti itu? Bukankah akan lebih baik jika kita introsfeksi diri dulu, apakah diri kita sendiri sudah layak disebut sahabat sejati?..
→ Jika engkau merapatkan ikatan persahabatan dengannya, maka ia akan membalas balik persahabatanmu itu;
→ Jika engkau memerlukan pertolongn darinya, maka ia akan berupaya membantu sesuai dengan kemampuannya;
→ Jika engkau menawarkan berbuat baik kepadanya, maka ia akan menyambut dengan baik;
→Jika ia memproleh suatu kebaikan atau bantuan darimu, maka ia akan menghargai kebaikan itu;
→ Jika ia melihat sesuatu yang tidak baik dari dirimu, maka akan berupaya menutupinya;
→ Jika engkau meminta sesuatu bantuan darinya, maka ia akan mengusahakannya dengan sungguh-sungguh;
→ Jika engkau berdiam diri (karena malu untuk meminta), maka ia akan menanyakan kesulitan yang kamu hadapi;
→ Jika bencana datang menimpa dirimu, maka ia akan berbuat sesuatu untuk meringankan kesusahanmu itu;
→ Jika engkau berkata benar kepadanya, niscaya ia akan membenarkanmu;
→ Jika engkau merencanakan sesuatu kebaikan, maka dengan senang hati ia akan membantu rencana itu;
→ Jika kamu berdua sedang berbeda pendapat atau berselisih paham, niscaya ia akan lebih senang mengalah untuk menjaga.
DALAM LUKA
seekor kunang-kunang terbang rendah
dari malam ke malam
membawa satu bintang dan satu bulan
lalu hinggap di kamarmu
:ah, kamarmu malah menjadi gelap
sekali ini kukirim seribu kunang-kunang
dengan seribu bintang di punggungnya
:ah, kamarmu tetap saja padam
dan ketika aku masuk ke dalamnya
kutemukan diriku atas jiwa yang terbaring luka
kini kubaringkan luka
pada sunyi yang memanjang
:ah, kamarmu semakin gelap dalam pagutan
BULAN SABIT
→buat Megawati Sukarnoputri←
ada bulan
sabit
mengambang di atas bayang-bayang kabut
wajahnya yang pucat
seperti goresan sabit
tumpul
dalam genggamanku
'ngin







