Ada yang menarik dari yang disampaikan Juhdy, dalam kegiatan yang kami laksanakan di Seblang Room hotel Aston hari ini. Pengawas Madrasah tersebut mengupas masalah kebersamaan dalam sebuah Tim Kerja. Terlebih ketika beliau dengan Logat khas Osing menyampaikan hal ini dengan bahasa Inggris “Learning To Life Together”.

Kunci sebuah kesuksesan adalah kebersamaan dalam pembelajaran. dimana setiap orang dapat saling mengisi, karena pengalaman, pemahaman dan daya pengetahuan yang berbeda akan membuat pemikiran baru sebagai pengembangan Ilmu Pengetahun.
Diskusi ringan (saya menyebutnya demikian karena diselingi dengan makanan ringan) yang kita lakukan tersebut berjalan dengan “renyah” dan menyenangkan. Terlebih dengan suasana yang “berbeda” dimana suasana menjadi semakin fresh untuk saling berbagi pengalaman dalam pengembangan pendidikan.
Saya tertarik dengan istilah “Belajar Hidup Bersama” ini dimana dalam prinsip ini kita hilangkan “sekat” antara narasumber dengan audiens, Peserta didik dengan tenaga pendidik, dan lain lain. Keterbukaan dalam pembahasan suatu masalah yang dilakukan dua arah tersebut sangat penting untuk menggali potensi yang dimiliki. Dan dalam dunia pendidikan hal ini sangatlah penting.Saya sangat bersyukur karena dapat “ikut” dalam kegiatan dimana yang hadir sebagian besar adalah “mahaguru”, dimana saat ini mereka menjabat sebagai Kepala Seksi, Pengawas, Kepala Sub Bagian hingga kepala Kantor. Banyak hal yang saya dapatkan dari pertemuan tersebut, meskipun kadang saya harus “berfikir keras” untuk sekedar memahami apa yang sedang didiskusikan. Dan satu hal yang saya dapatkan adalah bahwa sebagai apapun jabatan kita, namun kita masih harus tetap banyak belajar.
No comments:
Post a Comment